Raja Ampat detaktravel.com

7 Fakta Dibalik Industri Pariwisata Indonesia

Bukan mitos lagi jika Indonesia memiliki banyak sekali pulau yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Pulau-pulau ini ada yang sudah diketahui khalayak dan ada pula yang belum diketahui.

Hal tersebut menjadikan potensi wisata Indonesia sangatlah besar untuk dikembangkan.

Selain keindahan, Indonesia juga menyimpan banyak fakta berkaitan dengan dunia pariwisatanya, apa saja itu?

Inilah fakta dibalik indahnya pariwisata di Indonesia :

1. Untuk Mengunjungi Tempat yang Indah di Indonesia, Membutuhkan Biaya yang sangat Besar

Untuk dapat liburan ke pulau indah di Indonesia, seperti Raja Ampat, membutuhkan biaya minimal Rp 10 juta.

Itupun bila berangkat dari Kota Surabaya.

Mengunjungi pulau Bangka Belitung, pun membutuhkan biaya sekitar Rp 5 juta, bila berangkat dari Kota Surabaya.

Jika dapat dikatakan, liburan ke pulau-pulau indah di Indonesia, termasuk dalam kelas mewah karena lebih mahal bila dibandingkan berlibur ke negara lain seperti Singapura, Malaysia, atau Thailand.

2. Destinasi Wisata di Indonesia Minim Toilet

Ketika berada di pantai atau gunung, kita akan kesulitan menemukan toilet.

Sangat disayangkan, para pengunjung sering mencari toilet setelah melakukan perjalanan yang panjang.

Bukan hal yang etis jika harus membuang air sembarangan, bukan?

3. Wisatawan Lebih Kenal Bali daripada Destinasi Lain di Indonesia

Seringkali, wisatawan lebih mengenal Bali daripada Indonesia, padahal, Bali adalah bagian dari Indonesia.

Tak hanya itu, mereka juga seringkali tidak mengetahui destinasi lain di Indonesia selain Bali.

4. Gunung Berapi masih Menjadi Primadona untuk Didaki

Indonesia memiliki lebih dari 400 gunung berapi dan 130 diantaranya masih aktif.

Meskipun masih aktif, para pendaki tetap ingin mendaki gunung-gunung tersebut, seperti halnya Gunung Bromo yang kini masih berstatus siaga, tetapi para wisatawan justru bertambah banyak.

5. Indonesia Memiliki 600 Titik Selam

Menjadi negara kepulauan membuat Indonesia memiliki banyak titik selam, dan 600 titik selam diantaranya sudah resmi dibuka.

Indonesia memiliki 18% terumbu karang dunia. Selain itu, terdapat 3.000 spesies ikan, 590 jenis karang batu, 2.500 jenis moluska, serta 1.500 udang-udangan.

6. Kendala Bahasa

Salah satu kesulitan wisatawan mancanegara saat mengunjungi destinasi wisata Indonesia, terletak pada komunikasi dengan warga setempat yang belum bisa berbahasa Inggris.

Komunikasi yang tidak lancar dengan warga setempat, seringkali membuat wisatawan mancanegara enggan untuk berkunjung kembali ke destinasi wisata tersebut.

7. Kurangnya Sadar Wisata

Warga di suatu daerah di Indonesia, seringkali tidak dapat menjawab bila ditanya mengenai apa saja destinasi wisata di daerahnya.

Mengakibatkan, wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut, kurang mendapat informasi yang valid.

Kurangnya pengetahuan akan destinasi wisata di sekitar kita, berdampak pada rendahya length of stay (lamanya masa tinggal) wisatawan di Indonesia.

Mengetahui secara detil terhadap destinasi wisata, apakah wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah, wisata belanja, wisata kuliner, maupun wisata lainnya, dapat membantu meningkatkan taraf perekomian.